Penyakit Kulit Bisul

Penyakit kulit bisul adalah penimbunan nanah dipermukaan kulit atau di dalam kulit. Bisul terlihat enonjol, kemerahan, dan bila diraba terasa hangat. Bisul disebabkan oleh bakteri. Bisul sendiri bukan karena infeksi kulit melainkan kototran yang tidak dapat dikeluarkan oleh tubuh melalui alat-alat pengeluaran. Jika tubuh tidak dapat membuang kotoran-kotoran dari dalam tubuh melalui saluran biasa, maka kototran akan dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Furunkel ata bisul adalah suatu infeksi yang luas yang mengenai jaringan-jaringan diluar folikel rambut. Pada stadium ini, lesi merupakan nodulus eritematosa yang tidak bisa digerakkan, lunak dan membengkak. Setelah beberapa hari, berbentuk pustule kecil pada apeks nodulus, yang kadang-kadang pecah dan mengeluarkan sejumlah kecil materi purulen.

Penyakit kulit bisul karbunkel merupakan sekumpulan bisul yang disebabkan oleh bakteri stafilokokus yang menyebabkan kulit mengelupas dan berbentuk jaringan parut. Bisul karbunkel ini bisa menyebabkan masalah demam dan badan menjadi terasa lelah. Sering terjadi pada pria, yakni biasa terdapat di bgian leher belakang dan biasanya lebih mudah terjadi pada mereka yang memang mengidap penyakit diabetes, dermatitis dan mengalami gangguan system kekebalan tubuh. Bisul karbunkel pun lebih sulit disembuhkan ketimbang bisul tunggal karena beberapa bisul yang bersatu, memiliki beberapa titik nanah dan lebih dalam dibawah kulit. Karbunkel juga bisa menular ke bagian tubuh lainnya dan orang lain. Karbunkel dapat menyebabkan keropeng jika pech dan mongering. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan sabun antibakteri, antibiotic per-oral dan antibiotic topical seperti krim atauu salep.

Untuk pencegahan agar tidak terkena penyakit kulit bisul amatlah mudah caranya. Menjaga kebersihan diri dengan mandi yang bersih dan menggunakan sabun serta menjaga juga kebersihan lingkungan maka penyakit bisul yang menyiksa kulit akan mampu dihindari. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga asupan gizi yang cukup diperlukan oleh tubuh. Bukankah badan yang sehat akan mampu menghindarkan diri dari penyakit serta meningkatkan imunitas tubuh.

Cara mengobati bisul pada anak adalah dengan :

  1. Olesi bisul dengan salep antibiotic
  2. Bila bisul pecah, cucilah bisul dengan air bersih
  3. Kompres bisul dengan cairan antiseptic sebanyak 3-4 kali sehari untuk membersihkan nanah dan jaringan mati yang menempel di kulit.
  4. Bila bisul besar dan dalam, tutuplaj dengan kasa steril yang telah diberik salep antibiotic.
  5. Bila bisul banyak dan anak mengalami demam bawa anak ke dokter karena kemungkinan anak memerlukan obat antibiotic minum.

Bila tidak tersedia salep antibitok dirumah, manfaatkan kentang sebagai obat, yakni dengan cara mengobati bisul alami berikut ini :

  1. Parut setengah buah kentang yang telah dikupas dan dicuci bersih
  2. Peras kentang yang telah diparut
  3. Letakkan parutan kentang diatas bisul, lalu tutup dengan kasa steril.
  4. Setelah bisul pecah, bersihkan area bisul dengan kapas steril

Untuk mencegah penularan, ganti seprai, sarung batanl, dan handuk setiap. Mandikan anak secara teratur serta pastikan kukunya tidak panjang dan selalu bersih agar tidak menggaruk-garuk dan membuat infeksi.

Posted in Penyebab Bisul | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Cara Menghilangkan Bisul

Bisul merupakan penyakit kulit menular yang mengandung darah kotor. Bisul adalah suatu peradangan yang selalu menyebar ke daerah kulit. Bisul yang sudah pecah dan mengering umumnya akan meninggalkan bekas seperti bekas jerawat.

Bekas bisul yang pecah pastinya akan merusak penampilan bila bisul tumbuh di salah satu bagian wajah seperti dahi/jidad, hidung atau pipi dan daerah wajah lainnya.

Bisul dapat disebabkan oleh banyak faktor penyebab mulai dari kurangnya kebersihan diri yang tidak terjaga apik, faktor makanan tertentu yang membuat alergi dsb.

Bisul

Beberapa faktor penyebab timbulnya bisul, antara lain :

1. Terganggunya sistem imunitas tubuh, terutama pada mereka yang memiliki penyakit atau resiko terhadap diabetes yang kadar gula darahnya tinggi dan penderita anemia.

2. Suhu dan iklim tempat tinggal yang cenderung tinggal di daerah tropis atau panas yang memicu pengeluaran keringat berlebih.

3. Kebersihan diri yang kurang terjaga, sehingga memunculkan suatu gangguan penyakit kulit seperti bisul.

4. Produk makanan tertentu, terutama pada produk makanan yang mengandung bahan pengawet yang tinggi, mengandung lemak jenuh dan kalori. Produksi lemak dan menumpuknya lemak dalam tubuh secara berlebihan akan menempel pada dinding jaringan pembuluh darah yang membuat plak sehingga memudahkan terjangkit suatu penyakit yang masuk kedalam tubuh.

Bisul yang sudah pecah pastinya meninggalkan bekas dan tentunya bekas bisul harus dibersihkan dan diatasi untuk meminimalisir tumbuh kembalinya bisul.

Berikut ini ada tips unik dan sederhana cara menghilangkan bekas bisul, diantaranya adalah :

1. Ambil putih telur kemudian campurkan putih telur dengan 1 sendok teh madu, aduk hingga rata. Kemudian oleskan campuran putih telur dengan madu pada bekas bisul, biarkan hingga mengering dengan sendirinya. Ketika kering, bersihkan dengan lap/kain bersih yang telah direndam air hangat.

2. 1 siung bawang merah di haluskan, kemudian tempelkan pada bekas bisul, hingga bawang merah mengering, kemudian bersihkan kembali dengan lap/kain yang bersih telah direndam air hangat.

3. Ampas teh yang diendapkan semalaman, lalu gosokkan ampas teh tersebut dengan perlahan ke bagian kulit yang terkena bisul, kemudian bilas kembali kulit yang terkena bisul dengan air biasa.

Posted in Penyebab Bisul | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Bisul

Bisul harus dibedakan dengan empyema. Empyema memicu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang telah ada sebelumnya secara normal, sedangkan bisa mengacu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang baru terbentuk melalui proses terjadinya bisul tersebut.

Berikut beberapa jenis bisul, diantaranya :

1. Bisul (furunkel) merupakan infeksi kulit yang meliputi seluruh bagian folikel rambut dan jaringan subkutaneus di sekitarnya. Penyebabnya karena adanya bakteri stafilokokus, selain itu juga disebabkan oleh bakteri lainnya atau jamur.

Bisul furunkel ini dapat terjadi di daerah leher, payudara, wajah dan bokong, dan bisul akan terasa nyeri dan sakit apabila tumbuh di hidung, telinga dan jari-jari tangan. Furunkel merupakan bagian ruam kulit yang berwarna merah dengan benjolan keras dan mengandung nanah. Kemudian lama-kelamaan benjolan keras ini berfluktuasi dan tengahnya akan mengandung sekumpulan darah putih atau kuning membentuk pustula atau mata bisul. Bisul dapat pecah dengan sendiri atau dipencet dan mengeluarkan nanah yang terkadang bercampur dengan darah.

Apabila disertai rasa nyeri sifatnya ringan sampai sedang. Beberapa diantaranya terlihat kulit kemerahan atau meradang, terkadang disertai demam, lelah dan tubuh tidak fit. Apabila bisul timbul di sekitar hidung biasanya akan diberikan antibiotik per-oral (melalui mulut) karena infeksi bisa dengan segera menyebar ke otak.

2. Karbunkel adalah sekumpulan bisul yang menyebabkan pengelupasan kulit yang luas serta pembentukan jaringan parut, penyebab jenis bisul karbunkel adalah bakteri stafilokokus. Pembentukan dan penyembuhan bisul jenis ini cukup lambam dibandingkan dengan bisul tunggal dan disertai dengan demam serta lelah karena infeksi yang semakin serius.

Jenis bisul ini umumnya banyak terjadi pada pria dan bisul ini tumbuh di leher bagian belakang. Jenis bisul ini biasanya cenderung dialami oleh mereka yang menderita diabetes, gangguan fungsi kekebalan tubuh dan dermatitis.

Infeksi ini menular, bisa disebarkan ke bagian tubuh lainnya dan bisa ditularkan ke orang lain. Tidak jarang beberapa orang dalam sebuah rumah menderita karbunkel pada saat yang sama.

Faktor risiko terjadinya karbunkel adalah:

- Tingkat kebersihan yang buruk
- Keadaan fisik yang menurun
- Gesekan dengan pakaian
- Pencukuran.

Pada kulit yang terkena ditemukan beberapa bisul yang bersatu disertai nyeri yang sifatnya ringan atau sedang. Kulit tampak merah dan membengkak. Karbunkel yang pecah akan mengeluarkan nanah lalu mengering dan membentuk keropeng.

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Untuk menentukan penyebabnya, bisa dilakukan biopsi atau pembiakan contoh jaringan yang terinfeksi. Untuk mengendalikan infeksi diberikan sabun anti-bakteri, antibiotik topikal (salep atau krim) dan antibiotik per-oral.

Kompres hangat bisa membantu mempercepat penyembuhan. Jangan pernah memencet atau mencoba memecahkan karbunkel di rumah, karena bisa memperburuk dan menyebarkan infeksi. Jika nanahnya sudah mengering, luka yang tertinggal harus sering dibersihkan dan sesudah menangani karbunkel, tangan harus dicuci bersih-bersih.

Posted in Penyebab Bisul | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Bisul

Penyakit kulit yang satu ini memiliki ukuran yang sangat kecil namun menimbulkan rasa sakit yang cukup parah ialah bisul. Bisul yang disebabkan oleh adanya bakteri staphylococcus aureus yang membuat bisul tampak merah dan sakit.

Bisul timbul dari bakteri yang masuk melalui kelenjar keringat kemudian menembus hingga ke akar rambut pada ruam kulit yang terinfeksi bakteri, kemudian bisul kecil akan mulai membesar dengan pinggiran kulit yang memerah dan bagian tengah bisul dengan sekumpulan nanah atau darah putih yang mengandung bakteri dan kuman.

Bisul

Bisul yang memecah akan mengeluarkan nanah, darah dan mata bisul. Nanah merupakan sekumpulan darah putih yang banyak mengandung bakteri yang mungkin dapat menyebar di tempat lainnya kemudian menumbuhkan bisul baru. Bisul sebaiknya jangan dipencet, karena hanya akan membuat bisul dan kulit semakin terinfeksi.

Banyak orang yang terkena bisul untuk memecahkan bisul dengan cara dipencet, bisul dapat memecah dengan sendirinya ketika bisul sudah matang atau membesar dalam keadaan yang hangat dan lembut. Bisul dapat dihilangkan dengan menggunakan salep atau obat antibiotik untuk menghilangkan bisul. Selain itu memencet bisul hanya akan menyebarkan bakteri dan memberi kesempatan terjadinya infeksi sekunder. Kuman-kuman staphylococcus aureus akan memasuki aliran darah dan kemudian meracuni darah dan timbullah bisul baru.

Posted in Penyebab Bisul | Tagged , , , , , , , | Leave a comment